Hunter Science....

Senin, 06 Januari 2014

_Sepenggal Perjalanan Menjemput Cahaya_

Aku merasa gelap dalam terang…
Fikiranku dipenuhi hasrat untuk mengejar duniawi. . .berdalih semua adalah manusiawi
Tak ku hiraukan siapa pencipta skenarionya, ditempat siapa aku menumpang hidup..
Aku… hanya aktor di dalamnya, dalam dunia fatamorgana…yah …tak lebih dari itu,,
Tapi kesombongan menutupi itu semua, membuat aku lupa siapa aku sebenarnya,,untuk apa aku hidup di dunia, peran apa yag harus aku jalani, watak apa yang harus aku miliki, bahkan alur apa yang harus aku ikuti..
Selama ini aku hanya berharap mampu menggenggam dunia dengan cara dan jalan sendiri.
Berharap bisa menjadi besar, namun aku tak sadar betapa kerdilnya aku dihadapan Rabb ku..
Aku kerdil, tapi kesombongan menutupi itu semua..
Tujuan duniawi yang membayangi, membuat aku tak habis-habisnya, tak puas-puasnya mengejar harta. Menjadikan aku lupa pada tujuan hdupku yang sebenarnya.
Dan sekali lagi, aku merasa gelap dalam terang……
Hingga akhirnya, Allah tunjukkan kuasaNya…
Ia ‘menyentilku’….mengubah jalan licin menjadi berbatu, jalan lurus menjadi berliku
Dan saat itu juga Allah melihat sejauh mana aku bisa melewati setiap episodenya… yah, dengan caraku sendiri. Aku tertatih, perlahan ku mulai rapuh, aku lelah, bahkan putus asa….
Semakin aku ikuti jalan pikiranku, semakin aku tersesat dan tak bisa kembali.
Tak ada panah penunjuk jalan…semuanya kosong seperti ‘kota mati’..dan aku, harus tempuh jalan itu.
Ku coba kembali ke belakang, namun hanya gelap yang aku temui, tak ada penerang, tak bisa kembali………
Aku…dikejar waktu…waktu tak menungguku untuk berdiam diri lebih lama di jalan itu..dan sekali lagi, jalan bercabang yang harus aku tempuh, tanpa kode, tanpa peta, tanpa petunjuk……….
Aku menyerah!!!!......bahkan kesombongan yang selalu aku bawa tak bisa membantuku memilih jalannya….
Lama ku terdiam  dipersipangan itu…perlahan, mulai ku sebut AsmaNya
Malu rasanya untuk meminta pertolongan pada Rabb yang telah aku sia- siakan dahulu…
Di persipangan itu, aku bersujud…….dan saat itu aku benar- benar merasa kerdil. Tak ubahnya seperti semut yang dipandang sebelah mata oleh manusia..
Dengan rasa malu dan menyesal, aku memohon pada Rabbku…dengan tangisan penyesalan, aku meminta pada Rabbku…dengan merasa kerdil sekerdil- kerdilnya, ku tundukkan kepalaku, bersujud di ‘kakiNya’..hingga akhirnya ku dapati cahaya terang mulai menerangi salah satu jalan. Inikah Nur Mu?
Tanpa berfikir panjang, ku coba lalui jalan itu.. perlahan dan mulai waspada pada setiap tanjakan yang ada…. Semakin lama, aku mulai melaluinya dengan percaya diri..hingga dipertengahan jalan, Allah temukan aku dengan sekumpulan orang bersorban dan berhijab… ku sapa mereka satu persatu dengan pakaian lusuhku…… mereka menyambutku dengan senyuman tulus lagi hangat…senyum itu tak pernah ku dapat sebelumnya,,damaaaii……..
Ku coba berhenti sejenak, melepas lelah..dan ku coba simak setiap alur pembicaraan mereka..bersenda gurau penuh kebahagiaan.. kulihat wajah mereka sungguh bercahaya, dan bahkan wajah kusam kupun ikut bercahaya karna pancaran kilaunya..
Mulai ku dekati mereka, ku perhatikan setiap inch dari mereka…dan kulihat sebuah buku kecil yang mereka genggam pada tangan kanannya.. buku apa itu? Knpaa mereka semua menggenggamnya? Apa yang ada didalamnya, hingga mereka berlomba- lomba untuk membaca isinya?
Semakin dekat ku dekati mereka,, kali ini dipenuhi rasa penasaran yang membuncah. MasyaaAllah,,,,,betapa terkejutnya aku…,ternyata itu Al-Qur’an…. Kitab suci agama yang ku anut sejak lahir, yang sering aku baca di tempat mengajiku dulu..namun aku tinggalkan ‘mereka’ demi tujuan duniawiku…….. ku perhatikan setiap wajah mereka dalam- dalam..terlihat sangat khusyuk, bahkan tak jarang butiran bening itu megalir dari sudut mata mereka…… begitu syahdu, begitu indah, begitu damai mereka dengan tilawahnya…….. aku juga ingin merasakan hal yang sama…….. tapi diri ini terlanjur malu…. Malu dengan masalalu…lidah ini terasa kaku untuk meminta…hingga mereka memperhatikanku… meraka mulai menarik tanganku…. Mengajakku tilawah bersama…. Ya Rabb,,,bru kai ini aku merasa benar- benar damaaii…….. bersama mereka…para syuhada,,, Dan sungguh,,, kalau bisa waktu diputar kembali, aku ingin seperti ini,,,melangkah bersama menelusuri jalan menuju JannahMu……

***




Tidak ada komentar: